Start Date : Wednesday, 15 April 2009 End
Date : Saturday, 18 April 2009 Venue : Jakarta International Expo,
Kemayoran Incorporating Retail Indonesia 2009 : fc6171345da6cf9347c45b2b35ad8869.gif
Description : Food & Hotel Indonesia 2009 is back in 2009 following
a highly succesful event in 2007 with the show growing a substantial
40% from the last edition. It is the leading show for Indonesia's
food, drink and hospoitality sectors and will run in conjunction
with Retail Indonesia 2009, the 7th International Retail Technology,
Equipment, Display and Storage Exhibition?...read
more click here
Konsep
Baru Tentang Pelanggan
Konsep Baru Tentang Pelanggan oleh Adith
Raharjo Pertanyaan siapakah pelanggan anda adalah mungkin dianggap
sebagai sebuah pertanyaan basi atau biasa bagi sebagian orang, tetapi
sebenarnya ini adalah sebuah pertanyaan yang paling dasar untuk
di mengerti dan di jawab oleh setiap orang sebelum melakukan bisnis
. karena dengan pengertian yang benar mengenai who is your customer
akan membawa dampak prilaku sebuah organisasi ataupun perusahaan
menjadi sangat positif dalam menjalankan bisnis Hingga saat ini,
anggapan yang salah mengenai customer masih banyak terjadi di dunia
bisnis, karena kebanyakan kita hanya terfokus kepada customer yang
melakukan transaksi pada perusahaan , walau sebenarnya masih banyak
pelanggan lainnya yang perlu kita jaga dan layak untuk di layani
.
Banyak orang mengatakan bahwa customer adalah
orang yang melakukan transaksi dimana hasil dari transaksi terebut
perusahaan mendapatkan penghasilan, dan dari pernghasilan itu kita
dapat membayar karyawan, membayar biaya listrik, membayar tagihan
bank bahkan untuk mengembangkan usaha menjadi lebih besar Tetapi
kalau kita bertanya lebih dalam lagi Who is the customer? maka jawabannya
sebenarnya adalah ada dua macam customer . Kedudukan kedua Customer
ini sangat vital dan seimbang bagi perusahaan karena keduanya saling
mendukung dan tak bisa dipisahkan, Namun pada kenyatannya masih
banyak perusahaan yang hanya berkonsentrasi pada salah satu customer
yang mereka anggap penting dan meninggalkan jenis customer lainnya
sehingga banyak terjadi ketidak serimbangan pada sebuah perusahaan
yang mengakibatkan pelayanan menjadi terkendala dan bermasalah Mengerti
Who is your customer? adalah hal paling dasar dalam pelayanan, dan
pegertian tentang customer ini harus di miliki oleh seluruh karyawan
di mulai pada posisi puncak hingga karyawan yang paling bawah.
Sehingga dalam melangkah setiap orang yanh
bekerja dapat berjalan seiring dan memiliki persepsi yang sama mengenai
pelanggan . Pada perusahaan kecil, menengah dan besar dan dalam
bisnis apapun , sebenarnya secara garis besar terdapat 2 macam pelanggan
yang harus dijaga dan di layani dengan baik . Dan kedua dua jenis
customer ini memiliki peran sangat penting . Pertanyaan siapakah
pelanggan anda adalah mungkin dianggap sebagai sebuah pertanyaan
basi atau biasa bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya ini adalah
sebuah pertanyaan yang paling dasar untuk di mengerti dan di jawab
oleh setiap orang sebelum melakukan bisnis . karena dengan pengertian
yang benar mengenai who is your customer akan membawa dampak prilaku
sebuah organisasi ataupun perusahaan menjadi sangat positif dalam
menjalankan bisnis Hingga saat ini, anggapan yang salah mengenai
customer masih banyak terjadi di dunia bisnis, karena kebanyakan
kita hanya terfokus kepada customer yang melakukan transaksi pada
perusahaan , walau sebenarnya masih banyak pelanggan lainnya yang
perlu kita jaga dan layak untuk di layani .Banyak orang mengatakan
bahwa customer adalah orang yang melakukan transaksi dimana hasil
dari transaksi terebut perusahaan mendapatkan penghasilan, dan dari
pernghasilan itu kita dapat membayar karyawan, membayar biaya listrik,
membayar tagihan bank bahkan untuk mengembangkan usaha menjadi lebih
besar Tetapi kalau kita bertanya lebih dalam lagi Who is the customer?
maka jawabannya sebenarnya adalah ada dua macam customer .
Kedudukan kedua Customer ini sangat vital
dan seimbang bagi perusahaan karena keduanya saling mendukung dan
tak bisa dipisahkan, Namun pada kenyatannya masih banyak perusahaan
yang hanya berkonsentrasi pada salah satu customer yang mereka anggap
penting dan meninggalkan jenis customer lainnya sehingga banyak
terjadi ketidak serimbangan pada sebuah perusahaan yang mengakibatkan
pelayanan menjadi terkendala dan bermasalah Mengerti Who is your
customer? adalah hal paling dasar dalam pelayanan, dan pegertian
tentang customer ini harus di miliki oleh seluruh karyawan di mulai
pada posisi puncak hingga karyawan yang paling bawah. Sehingga dalam
melangkah setiap orang yanh bekerja dapat berjalan seiring dan memiliki
persepsi yang sama mengenai pelanggan . Pada perusahaan kecil, menengah
dan besar dan dalam bisnis apapun , sebenarnya secara garis besar
terdapat 2 macam pelanggan yang harus dijaga dan di layani dengan
baik . Dan kedua dua jenis customer ini memiliki peran sangat penting
. Kedua customer ini adalah External Customer -
Tamu yang berasal dari luar perusahaan External
Customer adalah setiap orang atau siapapun yang datang dari luar
perusahaan, tentu saja banyak di antara orang yang datang ke perusahaan
kita memiliki tujuan yang berbeda , tetapi pada dasarnya mereka
yang datang dari luar memiliki dua jenis tujuan yang berbeda yaitu
melakukan transaksi ataupun datang dengan tujuan tidak melakukan
transaksi .Dari jenis external customer yang pertama jelas sekali
kita akan mendapatkan keuntungan karena ada nilai sebuah transaksi
yang berujung pada pendapatan perusahaan , tetapi bagaimana dengan
jenis external customer yang tidak melakukan bertransaksi ? apakah
mereka harus di usir atau tidak di layani ? inilah masalahnya .
Banyak diantara perusahaan saat ini masih
terfokus pada orang yang melakukan transaksi , sehingga ketika customer
jenis ini datang , mereka akan menyalami dengan hangat, memberikan
pelayanan maksimal, memberikan senyuman yang ramah yang ujung -
ujungnya bertujuan agar produk ataupun jasa perusahaan dapat di
beli, dan jika terjadi sebuah transaksi dari jenis customer inilah
perusahaan mendapatkan pemasukanTetapi ketika kita ada Customer
yang tidak melakukan transaksi, kebanyakan Sales person, Receptionist,
Sales promotion girl, Manager bahkan Direktur Perusahaan memiliki
anggapan bahwa external customer jenis ini menjadi tidak penting
sehingga tak jarang jenis customer ini tidak di hiraukan, kebanyakan
mereka di acuhkan bahkan tak jarang mereka semua di anggap remeh
karena tidak melakukan transaksi atau berbelanja pada perusahaan
kita Nah bagaimana cara kita mengidentifikasi jenis external customer
ini ? sebenarnya sangat mudah untuk mengindentifikasi tipe Customer
ini, seperti halnya orang orang yang datang mengantar teman ( Escorting
friends), mereka datang melihat - lihat produk dan jasa kita ( Look
& See ), Mereka yang menanyakan informasi ( Asking information)
dll .
Sekarang pertanyaannya , apakah rugi jika
kita mendapatkan external customer yang tidak membelanjakan uangnya
pada perusahaan kita ? dan mungkin sebagian orang mengatakan bahwa
tidak ada ruginya, Tetapi yang perlu kita tanyakan pada diri kita
masing - masing adalah pernahkan kita berfikir betapa pentingnya
jenis external customer ini sekalipun tidak melakukan transaksi
pada saat itu ? Ada banyak hal penting yang di lupakan oleh perusahaan
sehingga sangat penting bagi kita untuk memperlakukannya external
customer jenis ini dengan baik Ada 3 hal yang harus kita petimbangkan
dan disadari oleh setiap orang yang bergerak di bidang bisnis, yaitu
tentang External customer yang berkunjung tetapi mereka tidak melakukan
transaksi dan ternyata setelah diadakan penyelidikan ketiga hal
penting ini sangat berpengaruh terhadap kredibelitas sebuah perusahaan
dalam memperlakukan setiap customer , ketiga hal penting tersebut
adalah : Kita tidak pernah tahu siapa mereka sebenarnya ? Bisakah
kita langsung menebak siapa external customer yang tidak melakukan
transaksi tersebut ? Bisakah kita berasumsi siapa mereka ? masalahnya
adalah kita sering kali langsung memberikan penilaian negatif terhadap
customer jenis ini .
Ketika ada jenis customer ini datang kepada
kita , maka sebagian orang dengan cepat berandai - andai sperti
" Ah… mereka cuma lihat - lihat saja, Ah… gak punya duit kok nanya
, Ah… Paling paling dia sopirnya atau satpamnya " Nah sekarang ,
Bagaimana jika asumsi itu salah ? Bagaimana jika orang yang orang
yang menemani kawannya ternyata orang kaya raya, Bagaimanan jika
orang yang datang hanya melihat - lihat tadi adalah seorang Direktur
pada sebuah perusahaan penting, Bagaimana jika orang yang tadi banyak
tanya ternyata seorang yang mempunyai banyak relasi ? Kita tidak
pernah tahu berapa nilai kekayaan orang tersebut Kebanyakan kita
sudah terbiasa melihat segala sesuatu hanya dari visualisasi atau
yang kelihatan nampak nyata di depan mata , seperti yang sering
terjadi ketika seseorang datang ke hadapan kita berpakaian tidak
rapi, awut awutan atau kelihatan kampungan, maka kebanyakan dari
kita langsung menilai bahwa orang itu tidak berpendidikan, orang
miskin atau orang pengangguran
Kebiasaan seperti ini harus di buang jauh
- jauh jika kita berada dalam bisnis yang melayani orang lain, meremehkan
orang lain adalah hal yang sangat berbahaya dalam bisnis, sebisa
mungkin kita harus memberikan perhatian dan pelayanan yang sama
kepada setiap pelanggan . sekarang pertanyaannya Bagaimana jika
orang tersebut memiliki kekayaan berlimpah atau bahkan dengan kekayaannya
bisa membeli perusahaan tempat kita bekerja ? Kita tidak pernah
tahu berapa banyak networks atau relasi yang dimiliki orang tersebut
? Seandainya kita memperlakukan Exernal customer yang datang tetapi
tidak melakukan transaksi dengan cuek, angkuh, menganggap rendah
dan tidak penting , apa yang terjadi ? jawabannya adalah bisa saja
bisa tidak akan terjadi apa - apa atau akan terjadi sebuah masalah
besar yang akan di hadapi oleh perusahaan tersebut . Mengapa ? jika
orang tersebut diperlakukan dengan sedemikian buruk yang kebetulan
mereka memiliki kenalan atau networks yang luar biasa banyak kemudian
mereka mencerikan pengalaman buruknya kepada seluruh kenalannya
, apa yang terjadi ? maka perusahaan andalah yang akan mengalami
nasib sial , karena perlakuan buruk perusahaan anda terhadap external
customer yang tidak bertransaksi akan tersebar luas
Sangat penting bagi kita untuk memperlakukan
external customer dengan cara yang sama , dan mulai meletakkan dibenak
kita sebuah pertanyaan "Bagaimana seandainya kalau mereka adalah
orang kaya, Orang berpengaruh, Orang yang dapat mengambil keputusan
atau orang yang dapat merekomendasikan produk dan jasa kita kepada
orang lain? Untuk itulah, kita harus mulai terbiasa untuk bertanya
berapa kerugian yang kita alami jika orang yang kita anggap remeh
tersebut menceritakan pengalaman buruknya kepada orang lain
“Botrytis
/ Botrytised” G
Sometimes known as ‘noble rot’,
Botrytis cinerea is a fungus that affects grapes positively and
negatively, depending upon climatic conditions. During the late
stages of healthy grape development, Botrytis develops positively
with damp, misty or foggy mornings followed by dry, sunny afternoons
that encourage the fungus’ slow, steady development.. read
more click here
World Gourmet Summit
19 April to 2 May 2009
www.worldgourmetsummit.com
